Minggu, 27 Mei 2012

Nobar KvK di Sutos XXI

Korupsi,
kata yang satu ini sepertinya mengiringi bertambahnya usia saya. Sewaktu saya masih duduk dibangku SD, ada berita yang sangat heboh tentang mantan Presiden RI Soeharto, yaitu penurunan presiden oleh mahasiswa, yang waktu itu presiden telah melakukan KKN (Korupsi, Kolusi & Nepotisme). Sejak saat itu istilah KKN tidak hanya terkenal dikalangan orang dewasa, saya dan kawan-kawan yang masih kecil pun sering menggunakan istilah ini sebagai bahan olok-olok pada sesama.

Sekarang, saya berusia 26 tahun. Berita tentang korupsi tidak pernah "libur" dari televisi, koran, dan media lainnya. Apa yang terjadi di Indonesia? Saya dibesarkan dengan berita-berita mengerikan tentang perilaku pejabat negara yang serakah. Beberapa para pejabat negara mengambil uang rakyat, dan bersenang-senang ditengah penderitaan masyarakat miskin. Tapi tunggu dulu, kalau kita berbicara tentang korupsi atau koruptor, benarkah pelaku korupsi hanya pejabat dan pemerintah??? Banarkah yang harus kita salahkan hanya mereka???

Jawabannya TIDAK. Siapapun bisa menjadi seorang koruptor. Dan siapapun harus disalahkan kalau ia adalah seorang koruptor. Dulu saya sempat menulis kejahatan korupsi kecil yang dilakukan oleh petugas swalayan. Dua kali saya bertemu dengan petugas swalayan yang melakukan kecurangan, sampai akhirnya saya marah dan melaporkan hal ini pada petugas pengaduan konsumen. Bukan karena barang yang diambil oleh mereka saya bisa marah, tapi karena sikap curang yang tidak bisa dibiarkan. Sedikit saja kita mentoleransi, perbuatan curang seperti itu akan tumbuh subur dimana-mana. Hal yang sama ketika saya ditilang oleh sebuah oknum yang mengatakan bahwa saya salah jalur. Saya benar-benar tidak tau kalau saya salah melewati jalan itu, yang saya tau, biasanya lewat di jalur tersebut tidak masalah. Semua pengendara lain juga melakukan apa yang saya lakukan. Tapi baiklah, setelah berdebat dan oknum tersebut bilang kalau sudah ada tanda lalu-lintas bahwa tidak boleh melewati jalur tersebut , saya mengaku salah. Tapi yang saya benci, dia menawarkan uang damai. Saya menolak tanpa berpikir, saya nggak sudi rasanya ngasih-ngasih duit dengan cara curang seperti itu. Alhasil dibawalah SIM saya, dan berhari-hari tersiksa karena nggak bisa parkir di mall. Nyesel? nggak juga. Saya malah mengolok-olok tuh oknum karena ga berhasil curangi saya, hehehe. 

Kalau anda sendiri, apakah sering menemui kejadian korupsi dalam sehari-hari? Atau mungkin pernah melakukan? Bukannya nge-jugde, kita semua pasti pernah melakukan kesalahan, tapi yang terpenting adalah kemauan untuk memperbaiki diri. Mungkin mulai dari sekarang kita bisa dengan saling mengingatkan satu sama lain untuk berbuat jujur. Berbuat jujur memang nggak tren, ada yang bilang, "lama suksesnya kalau berbuat jujur", "jujur itu ga selamet", atau "kapan kayanya kalau jujur?". Tapi, kita harus percaya bahwa Tuhan itu ada dan melihat semua yang kita lakukan. Saya akui saya bukan orang suci, tapi paling nggak saya ingin berusaha dan mengajak siapapun untuk bersama-sama mau jujur, bekerja keras dan yang terpenting anti-korupsi. 

Dan...
sekarang kita dimudahkan untuk kampanye anti-korupsi. Salah satunya adalah mengajak saudara, teman atau tetangga sebanyak-banyaknya untuk menyaksikan film Kita Versus Korupsi atau KvK. Film ini bagus, sangat menggambarkan kehidupan sehari-hari yang dekat dengan korupsi. Film omnibus yang dibintangi oleh Revalina S. Temat, Nicholas Saputra, Tora Sudiro dan Agus Ringgo ini tidak menyajikan kisah-kisah investigatif dari kasus-kasus mega korupsi di negeri ini. Tetapi mengangkat kondisi sistem nilai yang hidup di kehidupan sehari-hari kita. Di sekolah, di dalam keluarga, tempat kerja, yang membentuk masyarakat jujur atau tidak. 

Ada empat film pendek dalam film Kita Versus Korupsi (KvK) ini. Film pertama "Rumah Perkara", film kedua "Aku Padamu", film ketiga "Selamat Siang Rissa" dan film keempat "Pssttt... Jangan Bilang Siapa-Siapa". Film ini adalah film non-komersil dan hasil kerja sama oleh KPK, USAID, Transparency International Indonesia dan Cangkir Kopi (production house).

Nonton bareng yang berlangsung Jum'at, 25 Mei 2012 di Sutos XXI dihadiri juga oleh perwakilan dari Transparency International Indonesia, Teten Masduki, dan beberapa pemain film KvK. Acara ini diselengggarakan oleh Gusdurian dan didukung oleh radio tempat saya bekerja, METRO FeMale 88,5 Surabaya. 

Seperti apa sih acaranya? Yuk, kita intip saja....



       

Jumat, 18 Mei 2012

Narsis Membawa Rezeki

Slama ini merasa bersalah karena narsis?
Atau malu karena sudah merasa ga pantas bernarsis-narsis ria (faktor umur)?

Oke-oke, narsis memang memalukan kalau kita sudah dewasa tapi di depan umum bertingkah kayak abg labil yang geje ga jelas. Hehe. Tapi narsis jadi ga memalukan loooh kalau tau tempat dan waktunya. Apalagi kalo bisa bawa rejeki. Sangat tidak memalukan tuh ^_^

Ga percaya kalo narsis bisa bawa rejeki???

Coba aja narsis-narsisan di mall Ciputra World Surabaya. Join Snap&Tweet
Jadi, anda atau rame-rame sama teman atau keluarga bisa narsis foto2an waktu shopping atau dining di mall Ciputra World.
Untuk best pose akan dapat voucher Nav senilai Rp 100.000, 00 dan voucher belanja lainnya.

Dan tau kah anda? For Your Information (siap2 mau pamer)....
Saya menang!!! Horeee!!!

Jadi saya dapat voucher Nav karaoke keluarga di Ciputra World dan voucher-voucher belanja lainnya.

Ini dia foto saya & teman yang lagi dining  di Omnivoro, Ciputra World.


Ini foto voucher yang saya dapat,

 

Nah, pengen menang dan dapet voucher seperti saya???
Baca aja ya keterangan lengkapnya di Snap&Tweet

Oh iya, saya mau say tengs nih buat Ciputra World Surabaya.

Terima kasih Ciputra World (menangin saya lagi dong di putaran selanjutnya) *ngarep*  Hehehe.

Minggu, 22 April 2012

All in Kuta Bali

Holiday is a must. 

Bayangkan, begitu banyak manfaat yang kita dapat dari yang namanya liburan. Yah, sekali dua kali dalam setahun boleh lah yah menyempatkan waktu buat liburan. Kenapa sih liburan ini suatu keharusan? Ada banyak manfaat yang kita peroleh dari liburan. Sebuah studi yang dilakukan di National Heart, Lung & Blood Institute di Bethesda, Maryland, mengatakan, wanita yang bepergian keluar kota (dua kali atau lebih dalam satu tahun) berkemungkinan mencegah sakit jantung delapan kali lebih kecil daripada mereka yang tidak. Studi lain mengatakan, wanita yang sering berekreasi memiliki lingkar pinggang yang lebih kecil dan indeks masa tubuh yang rendah. Nah loh, yang pengen langsing jangan lupa liburan yah. Bukan hanya itu saja, orang yang sering berlibur memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Saya adalah bukti hidupnya. Puas sekali deh tidurnya dibanding sebelum liburan. Hehe. Tidak hanya itu, manfaat lainnya kita bisa bekerja dengan lebih baik. Dengan tingkat kegembiraan yang tinggi serta pikiran yang segar maka seseorang akan lebih siap untuk kembali bekerja.

Nah karena beberapa waktu terakhir saya sudah mulai stress berat dengan aktivitas yang bikin kepala cenat-cenut (apakabar Sm*sh yah?) akhirnya dengan tekad membaja karena kantong pas-pasan, berangkatlah saya berlibur ke pulau yang seluruh manusia di dunia tidak akan pernah bosan, yaitu Pulau Bali. Meskipun nggak sempat mampir kemana-mana alias cuma di Kuta aja, tapi efeknya setelah liburan segeeeer banget. Semua stress hilang setelah melihat pantai dan ombak-ombak yang cantik di pantai Kuta, Bali. 

Nggak hanya itu saja, hotel tempat saya menginap pun juga turut melunturkan stress yang pada nempel di kepala. Bagaimana tidak, tempatnya sangat nyaman. Dan saya paling suka banget sama taman tropis di hotel berbintang 4 (empat) ini. Lokasinya persis di depan Pantai Kuta, jadi gampang kalau mau jalan-jalan ke pantai Kuta, tinggal ngesot nyebrang jalan. Tidak hanya itu, mau ke lokasi lainnya juga mudah, tinggal jalan saja. Mau ke Joger, mau ke outlet-outlet di Kuta Square, mau belanja oleh-oleh khas Bali, mau menikmati eksotisme malam yang semarak di legian, semua itu cuma jalan kaki beberapa menit dari hotel. Yaaah, meskipun saya dan teman-teman sempat nyerah naik taksi gara-gara kita jalan terus bolak-balik kesana-kemari nyari oleh-oleh. Sebelum kaki gempor akhirnya kita milih naik taxi juga. Hehe. Oh iya, balik ke hotel lagi. Di hotel ini kita tidak hanya bermalam, tapi kita mendapatkan pengalaman yang nggak bisa kita dapat dari hotel-hotel lainnya. Semua pengunjung hotel bisa ikutan atraksi budaya secara cuma-cuma, seperti cooking class, foto dengan mengenakan pakaian adat  tradisional Bali, membuat canang sari dan dekorasi khas Bali. Nah, seru kan. Sebenarnya saya nginep di mana sih?? 

Ada yang bisa nebak hotel tempat saya menginap??

Yak, jawaban yang benar adalah hotel Grand Istana Rama, Kuta, Bali.

Yuk, kita liat dulu aja foto-foto narsis saya dkk sewaktu liburan di Bali ^_^

Begitu nyampe langsung breakfast ditemani mbak PR hotel yang ramah.
Breakfast di hari ke-2 view nya langsung pantai Kuta, indahnyaaaa ;)
Menelusuri hotel menikmati taman tropis yang rimbun.
Dimana-mana action aja dah, hehe.

Bagus yaaaah, suka deh.




Sudah mirip gadis Bali blom yaah? Harusnya ini pake aksesoris di kepala semacam bando gedhe gitu, tapi saya memilih nggak mau pake  ^_^


Sayang banget ga bawa baju renang, akhirnya duduk2 aja.
Bersama chef Hendra.

Masih nongkrong di hotel.
Belanja oleh-oleh duluuu ;)
Narsis di Joger, kalo masuk harus ditempelin sticker bertuliskan VIP (Very Iseng Person).
Bersenang-senang di pantai Kuta.
Menikmati setiap langkah kaki menelusuri indahnya pantai Kuta.
Kuta Beach, sungguh indah dan... misterius.

Tengs to Grand Istana Rama, Kuta, Bali.



Minggu, 08 April 2012

Yuk, Rame-Rame Cari Beasiswa Australia!

Hayo ngaku siapa yang ga mau dapat kesempatan buat belajar ke luar negeri, apalagi gratisan, apalagi di negeri kangguru?
Saya sih mau mau saja. Tapi kapan yaaah dapat kesempatan itu? Eiiittsss... yang namanya kesempatan tentu ga hanya cuma nunggu. Tapi usaha plus doa. Sisanya baru nunggu. Kalo yang ditunggu ga nyampe-nyampe??? Ya harus usaha lagi, ya ga? ^__^

Nah buat yang sekarang lagi usaha banget mau belajar ke luar negeri dan pengen dapet gratisan alias beasiswa, saya punya informasi menarik nih seputar beasiswa dari Australia atau Australia Development Scholarship (ADS). 
  •  Mengenai Beasiswa
Australian Development Scholarship ini adalah program beasiswa yang dibiayai oleh Pemerintah Australia melalui AusAID untuk program studi S2 dan S3 di universitas-universitas Australia. Tujuan utama dari beasiswa ADS adalah untuk bekerja sama dengan pemerintah Republik Indonesia menuju Indonesia yang makmur, demokratis, dan aman melalui penyediaan program beasiswa S2 dan S3.
  • Seleksi
Beasiswa diberikan berdasarkan asas kecakapan persamaan. Panitia gabungan penyeleksi dengan wakil dari Australia dan Indonesia menilai para calon penerima beasiswa. AusAID menentukan banyaknya beasiswa yang tersedia dalam tiap kategori. Proses transparan dengan kriteria dan persyaratan penyeleksian dapat dilihat oleh pihak yang terkait.
  • Beasiswa Mencakup
  1. Pelatihan Bahasa Inggris di Indonesia
  2. Tunjangan hidup sebelum keberangkatan
  3. Biaya pemeriksaan medis dan rontgen
  4. Asuransi Kesehatan
  5. Biaya perjalanan ke Australia sekali jalan (kelas ekonomi)
  6. Anggaran pemukiman
  7. Penyertaan keluarga
  8. Program Pengenalan Akademik di Australia
  9. Biaya hidup
  10. Biaya pendidikan untuk level Master atau PhD
  11. Bantuan tutorial tambahan
  12. Kerja lapangan di luar Australia
  13. Biaya Perjalanan reuni keluarga
  14. Biaya perjalanan pulang ke Indonesia sekali jalan (kelas ekonomi)
  • Siapa Yang Boleh Mendaftar
 ADS terbuka bagi individu dari sektor pemerintah dan swasta. Pelamar tidak boleh berusia lebih dari 42 tahun pada tanggal penutupan aplikasi, memiliki IPK minimal 2,9 dan IELTS minimal 5,0 (TOEFL Institusional/ Paper-based minimal 500 atau TOEFL Internet-based minimal 61). IELTS atau TOEFL harus yang terbaru (minimal diambil tahun 2011 atau 2012). TOEFL yang dilampirkan minimal satu original copy yang dikeluarkan institusi TOEFL terkait, dan nilai bahasa Inggris lainnya tidak akan diterima. Pemohon harus mengambil bidang studi yang tercakup dalam bidang yang telah di prioritaskan. Pemohon S2 harus sudah memiliki gelar S1 dan pemohon S3 diharuskan berposisi sebagai pembuat kebijakan (policy maker), peneliti atau dosen. Pemohon gelar Master yang sudah memiliki gelar Master tidak memenuhi persyaratan untuk mendaftar. Demikian juga dengan PhD.
  • Formulir Aplikasi
Waktu pembukaan program beasiswa ADS adalah 12 Maret 2012 dan ditutup pada 17 Agustus 2012. Formulis pendaftaran beasiswa ADS bisa diperoleh di berbagai institusi seperti Pusdiklat tiap departemen, Rektorat Universitas negeri dan swasta, Kopertis, BUMN, Kantor Cabang Indonesia Australia Language Foundation (IALF), dan Kantor Australia Awards - Development Awards Indonesia, atau dapat diunduh di www.australiaawardsindo.or.id

Ehem...sudah siap nih mau mengisi aplikasi untuk beasiswa ke Australia? Informasi lebih lengkap bisa klik di www.australiaawards.gov.au

Bersama mbak-mbak dari Australia Development Scholarships (ADS). Dari kiri ke kanan, Herlina Yoka Roida (dosen UWM Sby, penerima ADS tahun 2001), Aswinny Sudhiani (Scholarships Outreach Officer, Kedutaan Besar Australia, Jakarta), Dina Diana (saya sendiri, hehe) dan Yuliawati Wijaya (Program Officer, Kedutaan Besar Australia, Jakarta).


Selasa, 03 April 2012

Pengen Karier Melesat? Cari Relasi yang Tepat!

Siapa yang ingin punya karier melesat? 
Waaah, setiap orang pasti mengacungkan tangannya tinggi-tinggi. Termasuk saya sendiri.  Hehe.
Setiap orang tentunya ingin punya karier yang melesat. Tapi apa yang kira-kira membuat karier kita melesat? Salah satunya adalah RELASI. Mungkin anda punya banyak teman, tapi ada tipe-tipe tertentu dalam networking yang berpotensi membantu anda lebih sukses. Siapa sajakah mereka? Yuk kita intip bareng-bareng infonya dari majalah Chic. 

  • Si Role Model  
Tipe si Role Model ini adalah sosok yang dijadikan idola. Temukan sosok yang bisa anda jadikan idola, sosok yang lebih dulu meraih kesuksesan seperti yang anda impikan. Ia bisa orang di lingkungan kantor, orang lain diluar tempat kerja atau pun tokoh terkenal. Dari pengalamannya, kita bisa belajar tentang bagaimana meraih kesuksesan dan juga bangkit dari kegagalan, seperti yang pernah dialaminya. Jangan segan untuk berdiskusi dan meminta masukan padanya.  
  • Si Informan
Cirinya, kita selalu bisa mendapatkan berbagai informasi terbaru tentang berbagai hal darinya. Orang tipe ini akan selalu update dengan topik-topik yang sedang hits saat ini, mulai dari soal politik, ekonomi, lifestyle, sampai berita artis. Selain bisa mendapatkan informasi terkini, kita juga bisa mendapat wawasan baru yang nantinya bisa menjadi bekal pembicaraan dengan orang-orang penting. Apalagi tipe informan seperti ini seringkali juga banyak tahu mengenai kabar-kabar orang penting dan terkenal di bidangnya.
  • Si Kompeten 
Bertemanlah dengan siapa pun yang berada di internal perusahaan, asosiasi, atau komunitas apa pun yang membuat Anda punya kepentingan di sana. Karena, dari merekalah informasi terbaru tentang perusahaan terkait bisa didapat. Misalnya, jika kita berteman dengan seseorang yang bekerja di perusahaan telekomunikasi, kita dapat dengan mudah mendapatkan informasi tentang produk-produk terbaru yang bisa didapatkan sebelum dipublikasikan di pasaran. Darinya, kita juga bisa mendapat perspektif yang jelas mengenai bidang pekerjaannya. Sehingga, saat membutuhkan masukan di bidang tertentu, Anda tahu harus menghubungi siapa.
  • Si Penghubung
Connectors atau penghubung adalah orang-orang yang punya jejaring pribadi yang besar dan luas. Orang tipe ini berpotensi besar membantu kesuksesan kita. Pasalnya, mereka bisa membantu Anda terhubung dengan orang-orang yang tepat dan mendapatkan peluang-peluang dari segala jaringan yang mereka miliki. Karena itu, jangan pernah melewatkannya menjadi relasi Anda. Mereka yang termasuk tipe ini di antaranya: head hunter, public relation, dan jurnalis.
  • Si Rekan Kerja
Selain menjalin networking dengan orang-orang di luar bidang, jangan lupa bahwa kita juga membutuhkan relasi dengan orang-orang yang satu profesi bahkan satu pekerjaan. Dengan mereka, kita akan lebih mudah bertukar informasi dan kesempatan. Untuk selanjutnya bisa memutuskan, apakah akan menjadikannya partner kerja sebagai tim atau justru sebagai rival untuk bersaing sehat.
  • Si Murid
Memiliki idola itu penting, namun ada kalanya kita juga membutuhkan seseorang yang mengidolakan kita. Bukannya 'narsis', tapi seringkali dengan adanya orang-orang yang belajar dari kita akan membuat kita semakin termotivasi untuk belajar dan berkarya lebih baik lagi. Kehadiran mereka akan membuat kita merasa diperhatikan. Memiliki 'murid' juga bisa mengasah kemampuan dalam transfer ilmu. Ketika kelak menjadi pemimpin, Anda tahu bagaimana cara yang tepat untuk membimbing mereka. Jadi, jangan segan untuk berbagi pengetahuan kepada mereka yang membutuhkan.

Sabtu, 31 Maret 2012

Kemana Aja, Neng?

Dulu, waktu baru-baru ngeblog saya bingung dengan pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan untuk diri sendiri. Saya yang jarang-jarang punya acara ini mau ngeblog?? Ga salah?? Apa yang mau ditulis?? Karena saya ga terlalu aktif dalam berbagai kegiatan saya bingung plus bimbang... ce'elah bahasanya, hehehe. Dulunya saya pikir ga ada aktifitas sama dengan ga ada tulisan.

Tapi ternyata itu semua salah. Begitu akhir-akhir ini full activity saya malah melupakan blog tersayang ini. Alasannya, jelas ga ada waktu, buntu merangkai kata-kata, koneksi internet lemot, dan butuh banyak waktu untuk santai dari pada ngurusin blog. Menurut saya itu alasan-alasan yang masuk akal, tapi percayalah ketika saya memutuskan untuk ga update blog saya terus-terusan dikejar rasa bersalah. Kepikiran. Entahlah mengapa.

Banyak kejadian yang sudah terlewatkan. Yang sebenarnya pengen saya share disini. Tapi saya akan merangkumnya jadi satu secara singkat. Hmmm.... sebenarnya tulisan-tulisan ini ga penting juga sih. Maksudnya ga memuat informasi penting ato ilmu pengetahuan gitu. Tulisan ini cuma menjawab kemana aja saya slama ini yang lama ga update blog. Yang ga mau tau kemana saya "pergi" silakan pergi juga, hehehehe. Yang masih mau cari tau kemana aja saya slama ini, yuk ikutin tulisan saya (siapa tau keluar di soal ujian)   ;D

Kalau saya inget-inget, awal saya ga aktif ngeblog adalah seusai Kla Project & Java Jive konser di Surabaya. Saya inget banget waktu itu udah setengah nulis tentang konser Kla Project & Java Jive, tapi karena males akhirnya tulisan itu ga kelar-kelar. Mau dilanjutin sekarang? Jelas ceritanya jadi basi.   






Ehem... ehem... foto narsis kami bertiga yang mengaku radio's angels, hehehe. Maria dari Oxcy Radio (kiri), Saya dari METRO FeMale (tengah) dan Yuki dari She Radio (kanan). 

Usai konser Kla Project & Java Jive itu, ada satu aktifitas yang juga sebenarnya pengen saya ulas di blog. Tapi sayang beribu-ribu sayang saya ga jadi mengulasnya karena alasan-alasan yang saya sebutkan diawal tulisan. Waktu itu saya dapat kesempatan untuk bertemu dengan para pemain film Negeri 5 Menara, yaitu David Chalik dan Gaza Zubizareta. Dari film ini, meskipun belum liat filmnya waktu itu karena belum tayang, saya terhipnotis dengan mantranya yang benar-benar membuat saya terpukau. Mantra itu adalah Man Jadda Wajadda, artinya siapa yang bersungguh-sungguh dia yang akan berhasil. Mantra ini saya gunakan sampai detik ini. Siapa yang bersungguh-sungguh dialah yang akan berhasil. Tuhan melihat usaha kita, Dia akan memberikan kita yang terbaik. Amin.

  
Pernah coba masakan Vietnam?
Saya baru pertama kali ngecobain. Tempat makan ini punya seorang teman. Tempatnya di Ciputra World, tepatnya di foodwave. Hmm... makanannya terbilang enak, masih cocok dengan lidah orang Indonesia. Menunya macam-macam, tapi saya lupa, hehehe. Yang paling saya inget karena saya suuukaaa banget adalah lumpia vietnamnya. Tapi lumpia yang digoreng yaaah. Soalnya ada lumpia yang ga pake digoreng, dan saya ga cocok baget tuh, hehehe. 

   
Nah itulah pengalam pertama saya mencicipi masakan Vietnam. Berbicara pengalaman pertama, saya juga punya pengalaman pertama lainnya setelah menikmati masakan Vietnam, yaitu menyaksikan seni kabaret. Jauh-jauh terbang dari Surabaya ke Jakarta saya lakukan hanya pengen liat Kabaret Oriental di Gedung Kesenian Jakarta, ehem... bener nih cuma dateng buat liat kabaret???


*ehem-ehem* Sebenarnya saya ke Jakarta bukan hanya liat Kabaret aja, tapi saya juga mengunjungi kekasih tercinta saya. Ini dia foto saya dan dia, tarrraaaaa....


Uuupsss...
Ternyata saya salah upload foto. Ini kan bukan kekasih saya. Hehehe.

Jumat, 16 Desember 2011

Buku Petunjuk Tertib Lalu-Lintas di Jalan Tol

Sepele, tapi cukup mengesankan.

Saya mendapatkan sebuah buku unik yang berbentuk lingkaran dengan gambar jalan tol  berjudul "Buku Petunjuk Tertib Lalu Lintas Di Jalan Tol". Buku mini ini saya dapat dari acara Temu Pelanggan Jalan Tol yang diselenggarakan oleh Jasamarga, pada Kamis, 15 Desember 2011 di Ball Room Shangri-La Surabaya. Seandainya saja setiap pengendara mendapatkan buku ini mungkin bisa mengurangi tingkat kecelakaan di jalan. Tidak hanya untuk pengendara di jalan tol, tapi juga di jalan-jalan biasa yang kita lewati sehari-hari. Dengan adanya buku petunjuk tertib lalu lintas seperti ini dan dibagikan secara gratis pada para pengendara di jalanan, kita akan memiliki pengetahuan yang baik untuk berkendara, lebih waspada, dan tertib lalu lintas.
Buku ini memberikan keterangan mengenai berlalu lintas di jalan tol beserta tips-tipsnya. Nah seperti apa isinya? Yuk, langsung saja kita intip ^_^

******
Kecepatan lalu lintas di jalan tol sangat tergantung dari jumlah kendaraan yang menggunakannya, semakin padat semakin lambat kecepatannya. Cara kita mengemudi kendaraan juga sangat menentukan kelancaran lalu lintas di jalan bebas hambatan. Kita dapat membantu kelancaran lalu lintas di jalan tol dengan memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Perhatikan Kecepatan
    Selalu sesuaikan kecepatan anda dengan kecepatan lalu lintas di lajur dimana anda berada. Jangan    kurangi kecepatan bila tidak perlu.

2. Lajur Penyesuaian

    Semua titik keluar masuk jalan tol selalu dilengkapi dengan lajur khusus perlambatan/percepatan (lajur penyesuaian). Jika kita akan keluar dari jalan tol, perlambat kendaraan di lajur penyesuaian, bukan di lajur utama. Jika kita akan masuk jalan tol, percepat kendaraan di lajur penyesuaian sehingga pada saat bergabung di lajur utama kecepatan kita telah sesuai dengan kecepatan lalu lintas yang ada.

3. Bahu Jalan
    Bahu jalan hanya digunakan untuk keadaan darurat seperti gangguan mesin atau ban. Bila kita akan kembali masuk lajur lalu lintas, sesuaikan kecepatan kendaraan di bahu jalan sebelum bergabung ke lajur lalu lintas.

4. Melihat dan Dilihat
    Lampu kendaraan bukan saja agar kita dapat melihat dalam kondisi gelap, tetapi juga agar dapat dilihat oleh kendaraan lain. Nyalakan lampu pada saat cuaca mulai meremang karena hujan, kabut atau menjelang malam, agar dapat terlihat oleh kendaraan lain.

5. Lampu Hazard
    Apabila kita terpaksa berhenti di lajur lalu lintas, segera nyalakan lampu hazard agar pengendara lain menyadarinya, untuk menghindari kecelakaan. Lampu hazard hanya digunakan pada keadaan darurat, pada kondisi normal menggunakan lampu biasa.

Prinsip yang hendaknya selalu kita pegang adalah:
  • Jangan sampai kita menghambat arus lalu lintas.
  • Selalu sesuaikan kecepatan kita dengan arus lalu lintas yang ada.
  • Jaga keamanan dan keselamatan orang lain dan diri sendiri.
  • Kepentingan umum harus selalu didahulukan, jangan sampai kita mengganggu lalu lintas. 

    Kamis, 15 Desember 2011

    S** vs M*****

    Apa jadinya kalau penyiar radio M**** ketemu dengan marketing radio S**???
    Jawabannya adalah ngobrol ngalor ngidul ga jelas. Gosip gosok sana gosok sini. Narsis-narsis ala abg labil, sampe nyuruh-nyuruh security mall untuk motoin kita berdua. Hahaha.

    Si mbak ini, bukan hanya teman, tapi mentor, motivator dan fasilitator saya *komplit amat yak*
    Pengalamannya di bidang broadcasting, terutama kepenyiaran dan event sungguh sangat banyak *bukan begitu mbakyu?*
    Si mbak ini sudah banyak makan garam, entah garam beryodium ato garam biasa. Wkwkwk. Piss ^_^

    Sudah beberapa bulan kita nggak ketemu. Mengejutkan ketika ia bilang "Aq ga makan nasi loh ya."
    Padahal ketika kita masih "satu atap" ia paling banyak makan diantara kita, hahaha *kidding*. Kita semua tau dikau tidak begitu, kakak ^_^

    Dari pada banyak bacot, kita liat-liat saja foto-foto kita di Ciputra World Surabaya. Salah satu diantaranya adalah hasil karya jepretan security yang mendadak jadi fotografer. Big tengs ya Bro... eeeh Pak. Hehe.


    Jumat, 09 Desember 2011

    MR. BIG Live Concert @ Grand City Surabaya

    Rabu malam (07 Desember 2011) Surabaya benar-benar gempar dengan kehadiran MR. BIG di Grand City Surabaya. Dari mulai parkiran sampai mau naik ke lantai 1 semua orang rela ngantri, padahal konsernya masih di lt. 3. Untungnya, saya punya kartu "sakti" jadi nggak perlu antri dan langsung masuk atrium. Alhamdulillah yaa. Hehe.

    Surabaya menjadi kota kedua konser MR. BIG di Indonesia dalam rangkaian konser musik untuk merayakan Guinness Arthur’s Day tahun ini. Eric Martin (vokal), Paul Gilbert (gitar), Billy Sheehan (bass), dan Pat Torpey (drum) benar-benar membuat arek-arek Suroboyo goyang dangdut ngeROCK abizz. Dengan lagu pembuka Daddy, Brother, Lover, Little, MR.BIG membuat histeris semua yang datang. Saya sih sebenarnya asing sekali dengan lagu itu, secara saya taunya cuma lagu-lagunya MR.BIG yang "RockMantiz" seperti Just Take My Heart, Wild World, To Be With You, dan lagu-lagu itu dimainkan si akhir-akhir acara. Untunglah, saya masih bertahan disana jadi bisa lihat mereka nyanyi lagu-lagu favorit saya :D

    Nih, saya kasih lihat foto-foto hasil jepretan kamera saya, tapi yang motoin temen saya @endrocahyo.

     

     

    blush ON blush Copyright © 2015 -- Powered by Blogger